EDUCATION CENTER

Terbaru

LPK Milenium : PINDAH BLOG !

Blog untuk LPK Milenium tidak lagi menggunakan : https://lpikmillenium.wordpress.com

untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Lembaga Pendidikan Komputer “Milenium Informatika” silahkan, klik link dibawah :

www.lpkmilenium.blogspot.com

Konfigurasi Linksys WRT54GL Untuk RTRWNet

linkTidak sah rasanya jika saya tidak membagi tips tentang konfigurasi linksys wrt54gl sebagai server gateway akses point di rtrwnet yang saya gunakan untuk membagi koneksi internet unlimited saya ke tetangga terdekat. Mungkin sampean semua sudah banyak yang tau kalau linkys wrt54gl ini adalah radio yang murah meriah dan cocok sebagai aplikasi rtrwnet.
Sebagai default dari linksys WRT54GL ini adalah hanya bisa digunakan sebagai client saja, akan tetapi sampean tidak usah kuwatir jika radio ini akan sampean gunakan sebagai client. Karena jika sampean upgrade firmwarenya dengan sistem DD-WRT, radio linksys ini bisa sampean gunakan tidak hanya untuk akses point saja, melainkan bisa juga digunakan client. Dan DD-WRT ini bisa anda dapatkan secara gratis tinggal download ddwrt di situsnya.

Baca kelanjutan halaman ini »

NAT (Network Address Translation) pada Router MikroTik

NAT (Network Address Translation) pada Router MikroTik

Belajar Mikrotik akhir-akhir ini menjadi salah satu kesibukan liburan semester saya. Disamping ingin memenuhi salah satu target saya ditahun 2008, ketertarikan saya untuk belajar Mikrotik juga didasari adanya permintaan teman untuk membantunya dalam proses skripsinya. Target awal nggak muluk-muluk deh, cukup sharing internet (NAT), selanjutnya ingin saya lanjutkan dengan load balancing, yang rencananya akan dibuat bahan skripsi Anyikku.

Baca kelanjutan halaman ini »

WordPress offline menjadi online

wordpressUntuk memasukkan wordpress dari offline menjadi online di hosting perlu sedikit usaha. Karena wordpress yang tadinya dikerjakan di computer rumah (offline) mempunyai database dan konfigurasi instalan yang berbeda dengan hosting online, ini lain dari CMS yang lainnya seperti joomla.

Jika joomla, pada saat akan mengubahnya menjadi online kita hanya perlu mengubah sedikit file configuration.php-nya, sedangkan pada wordpress, kita perlu mengubahnya di dua tempat, yaitu pada wp-config.php-nya dan database-nya.

Pada saat wordpress yang tadinya anda kerjakan di rumah sudah selesai sepenuhnya anda masukkan ke hosting, coba sekarang buka wp-config, ubah semua yang ada pada file tersebut sesuai dengan konfigurasi database anda.

define(’DB_NAME’, ‘nama dari database’); // The name of the database
define(’DB_USER’, ‘Nama dari pengguna database ‘); // Your MySQL username
define(’DB_PASSWORD’, ‘password database anda’); // …and password
define(’DB_HOST’, ‘host dari databse anda’)

Setelah anda selesai mengubahnya, sekarang coba buka, website anda, jika url masih di-direct ke localhost, anda perlu mengubah konfigurasi databse anda sedikit.

1.Buka database anda, cari table wp-options
2. Browse table wp-option tersebut.
3. cari option name “siteurl”. Ubah http://localhost menjadi url website anda di hosting.
4. cari option name “home” . Ubah http://localhost menjadi url website anda di hosting.

Coba sekarang buka kembali website anda. Website wordpress anda akan tampil seperti pada saat pengerjaan offline tadi.
good luck.. s’moga berhasil…..

Dikutip from wismakarma and ditulis ulang by Giri

Hanya 5 Menit Instalasi WordPress

Tulisan ini masih merupakan kelanjutan dari artikel yang pernah saya tulis untuk menginstalasi WordPress pada komputer pribadimu. Bagi yang belum membaca silakan lihat dulu persiapan apa saja yang perlu diperhatikan sebelum langkah demi langkah instalasi WordPress dilakukan pada tulisan artikel sebelumnya “Cara Mudah dan Cepat Instalasi WordPress

Setup Database MySQL

WordPress membutuhkan database MySQL untuk menyimpan data, mari kita membuatnya terlebih dahulu. Silakan buka browser kamu dan arahkan ke http://localhost/phpmyadmin. Masukkan user root dengan password “kosong” apabila kamu belum mengganti kata sandinya, jika sudah diganti silakan sesuaikan.

Pertama kali saran saya adalah membuat sebuah user terlebih dahulu untuk menangani semua database yang kamu butuhkan nantinya dan jangan gunakan root. Berikut langkahnya (untuk tampilan bahasa Inggris):

  1. Klik menu “Privileges
  2. Pilih menu “Add New User
  3. Masukkan informasi login seperti User name, Host (harus Local: localhost) dan Password 2 kali lalu klik tombol “Go“.
  4. Setelah berhasil dibuat kamu bisa kembali lagi ke halaman utama lalu buatlah sebuah database baru, sebagai contoh saya berikan nama database-nya adalah WordPress.
  5. Setelah sebuah database berhasil dibuat, saatnya untuk mengkoneksikan user yang telah dibuat terhadap database yang juga telah kita buat. Caranya silakan klik menu “Privileges” lalu pilih nama user tersebut lalu cari pada bagian “Database-specific privileges – Add privileges on the following database:“. Carilah nama database WordPress tadi kemudian kamu akan dibawa ke bagian seperti terlihat pada gambar.
  6. Minimal kamu wajib untuk mencentang seperti yang terlihat juga pada gambar.
  7. Terakhir adalah langkah untuk me-reload setting-an yang telah kamu buat dengan cara kembali ke halaman utama phpMyAdmin lalu klik menu “Reload Privileges

Sampai disini setup database telah selesai, untuk mengujinya silakan logout kemudian login-lah menggunakan user dan password baru kamu. Apabila berhasil terlihat database WordPress maka kamu sudah siap untuk melanjutkan instalasi WordPress.

Instalasi WordPress Dalam 5 Menit

WordPress terkenal dengan istilah proses instalasi yang sangat cepat. Katanya sih gak sampai 5 menit sudah beres, coba saja kamu buktikan!.

Silakan ekstrak file WordPress yang telah kamu download dan tempatkan pada folder c:\xampp\htdocs, pastikan kamu meletakkan folder file-file WordPress disana. Sehingga struktur direktorinya akan menjadi c:\xampp\htdocs\wordpress.

Dalam contoh berikut saya menggunakan WordPress versi Bahasa Indonesia.

  1. Buka browser favoritmu dan ketikkan pada jendela alamat: http://localhost/wordpress. Layar akan tampak seperti gambar di bawah. Penting untuk diperhatikan bahwa WordPress menggunakan sebuah file PHP untuk menyimpan informasi database MySQL yaitu file wp-config.php. Karena file tersebut belum dibuat maka munculah halaman tersebut. Jangan khawatir lanjutkan saja dengan klik “Ciptakan Berkas Konfigurasi“.
  2. Selamat datang di WordPress“, ini adalah halaman berikutnya yang akan kamu temui seperti terlihat pada gambar berikut. Pastikan kamu telah mengetahui secara pasti informasi database MySQL seperti nama database, user dan password-nya. Klik tombol Ayo! jika telah siap.
  3. Masukkan Nama Basis Data, Nama Pengguna, Kata Sandi (Password), Host Basis Data, Awalan Tabel (Table Prefix). Untuk Host Basis Data silakan isikan dengan localhost, sedangkan untuk Awalan Tabel silakan gunakan inisial default-nya yaitu wp_ atau bisa tentukan sendiri inginnya seperti apa asalkan berkesan unik. Lanjutkan dengan klik tombol “Kirim“.
  4. Jika semuanya sudah benar maka kamu telah siap untuk memulai instalasinya dengan cara klik tombol “Menjalankan Instalasi“.
  5. Tunggu sejenak tapi jangan kemana-mana karena proses ini sangat cepat dan layar akan berganti ke halaman “Selamat Datang” kembali. Isikan informasi Judul Blog yang kamu inginkan lalu ketik e-mail kamu dengan benar lalu tekan tombol Instal WordPress.
  6. Ok sampai disini kamu akan mendapatkan informasi user yaitu admin dengan level Administrator dan password acak yang telah dibuatkan oleh WordPress. Silakan gunakan user dan password tersebut untuk Masuk-Log pertama kali.

Hingga no. 6 di atas instalasi WordPress sudah selesai dilakukan dengan sukses. Tapi tunggu dulu! jangan lupa untuk segera mengganti password acak user admin tadi dengan password bikinan kamu sendiri. Bagaimana jika lupa menggantinya? bahkan kamu juga lupa dengan password acak tadi? jangan khawatir silakan cek e-mail kamu karena disana akan ditemukan informasi user admin beserta password-nya tersebut.

Cara Mudah dan Cepat Instalasi WordPress

WordPress dikenal sebagai perangkat lunak atau software gratis yang bersifat open source. Sebagai penganut open source kita dapat menggunakannya secara bebas hingga dapat mengubah-ubah kode programnya asalkan kita teta mencatumkan perubahan yang dilakukan dan merujuk pada pembuat sebelumnya yaitu WordPress itu sendiri.

Saya pernah menuliskan WordPress sebagai software terbaik saat ini sebagai media untuk ngeBlog pada posting-an saya di SejutaBlog. Disana dijelaskan mengapa menggunakan WordPress, sejarah, fitur-fiturnya dan keunggulannya.

Disini kita belum akan membahas bagaimana memasang WordPress pada sebuah server hosting yang telah online 24 jam sehari di Internet. Namun saya akan berbagi tips dan pengalaman bagaimana caranya menginstalasi WordPress pada komputer pribadi.

Kenali dan Pelajari WordPress Terlebih Dahulu

“Tak kenal maka tak sayang”, itulah pribahasa yang tepat untuk menggambarkan antara kamu dan WordPress. Jika kamu sudah jatuh cinta pada sesuatu tentunya kamu pasti akan sangat sayang. Saya akan mencoba untuk memberikan pengalaman saya menggunakan WordPress pada komputer pribadi saya.

Mengapa ini perlu dilakukan? sebelum kamu memutuskan menggunakan WordPress maka adalah sangat penting untuk mempelajarinya terlebih dahulu, paling tidak secara umum kamu dapat mengetahui cara kerjanya

Pendahuluan

WordPress adalah aplikasi berbasis web yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dan menggunakan database server MySQL. Jika kamu belum mengetahui apa itu PHP silakan mencoba untuk mengenal sedikit melalui artikel saya di SejutaBlog mengenai Mengenal PHP.

Saya sangat merekomendasikan kamu agar juga mengenal beberapa sintaks HTML sebagai bahasa dasar pembuat sebuah website. HTML bukan bahasa pemrograman tapi hanyalah susunan tag-tag yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk sebuah layout halaman website seperti yang banyak kita temukan. Banyak sekali software komputer yang telah ada dipasaran baik gratis maupun berbayar seperti Adobe Dreamweaver, PHP Designer, Coffee Cup HTML Editor, Notepad++ dan lainnya. Cara mendesain tag HTML ada 2 cara yaitu cara manual dan secara visual, saran saya adalah menggunakan cara manual apabila kamu ingin menjadi seorang web desainer yang handal. Namun jika kamu merasa kesulitan, silakan gunakan software yang berorientasi pada pembuatan tag HTML dengan cara visual. Banyak sekali keunggulan saat kamu mengetahui kode-kode atau tag HTML secara manual karena hal tersebut nantinya akan sangat berguna dikemudian hari. Saya juga telah menuliskan step-by-step artikel Dasar-Dasar HTML di SejutaBlog.

WordPress membutuhkan sebuah web server yang berjalan di komputer kamu sebagai sebuah aplikasi yang melayani permintaan akses layaknya orang mengakses internet. Web server paling populer saat ini dan yang paling banyak digunakan adalah Apache HTTP Server. Ada beberapa web server lain tapi saya tidak akan membicarakannya disini.

Dapat disimpulkan bahwa WordPress membutuhkan minimal:

  1. Web Server Apache – http://http.apache.org
  2. PHP – http://www.php.net
  3. MySQL – http://www.mysql.com

Disini saya tidak akan menginstalasi satu persatu mulai dari Apache hingga MySQL, namun saya akan memberikan informasi pada kamu bahwa sudah ada sebuah software yang dapat diambil secara gratis di Internet yang sudah membungkus semua itu menjadi satu. Bahkan lebih lengkap lagi dengan adanya beberapa aplikasi open source lainnya. Contoh software-software tersebut adalah:

Saya akan gunakan XAMPP sebagai perangkat lunak kita dalam contoh yang akan saya berikan. Teman saya Mas Danang menuliskan sebuah artikel bagus mengenai Instalasi Apache, PHP, MySQL bahkan mencakup EasyPHP di SejutaBlog.

Instalasi XAMPP

Penting: Contoh berikut ini hanya untuk pengguna sistem operasi Windows, untuk sistem operasi lain pada prinsipnya adalah sama namun saya tidak membuatkan contohnya.

Setelah kamu download XAMPP di http://www.apachefriends.org, jalankan programnya lalu ikuti saja beberapa langkahnya hingga selesai. XAMPP akan di install pada folder C:\xampp. Pastikan kamu memberikan pilihan untuk menjalankan Apache dan MySQL sebagai servis yang harus dijalankan komputermu saat dinyalakan sehingga tidak usah bersusah payah untuk menjalankannya secara manual.

Beberapa aplikasi penting yang sudah termasuk saat kamu instalasi XAMPP adalah:

  • phpMyAdmin – berguna untuk mengelola database MySQL, berbasis web dan bisa diakses menggunakan browser.
  • FileZilla FTP – adalah sebuah server FTP yang berguna jika kamu ingin mengirimkan (upload) file-file ke server.
  • Mercury Mail – merupakan aplikasi server untuk mengelola pengiriman dan penerimaan e-mail.
  • Perl – adalah interpreter bahasa pemrograman CGI seperti PHP juga.
  • Webalizer – sebuah aplikasi statistik akses terhadap seluruh aktivitas web server yang kamu miliki.

Adapun struktur folder dari XAMPP adalah sebagai berikut:

Menjalankan XAMPP Pertama Kali

Sebuah shortcut menuju aplikasi akan terbuat secara otomatis pada Desktop komputermu yaitu XAMPP Control Panel. Silakan jalankan dan kamu akan melihatnya seperti gambar di bawah ini:

Terlihat bahwa XAMPP Control Panel mengelola Apache, MySQL, MercuryMail dan FileZilla. Jika tertulis “Running” maka aplikasi server tersebut telah berjalan pada komputermu.

Konfigurasi WordPress di XAMPP

WordPress dapat diambil pada website resmi mereka di http://wordpress.org, saat saya tulis versi terakhir mereka adalah 2.5.1. WordPress juga merilis versi ke dalam beberapa bahasa lain selain Inggris, dan beruntunglah kamu karena bahasa Indonesia telah ada serta bisa di download dari http://id.wordpress.org.

Ada 2 jenis ekstensi file WordPress yaitu .ZIP dan .TAR.GZ, silakan ekstrak ke XAMPP, yaitu pada folder C:\xampp\htdocs. Apabila kamu memiliki banyak aplikasi lain selain WordPress maka salinlah semuanya ke folder tersebut untuk dapat dijalankan pada komputermu.

Untuk tes pertama kami silakan jalankan browser favoritmu dan ketikkan http://localhost pada baris alamat. Apabila muncul seperti gambar di bawah ini maka instalasi XAMPP sudah berhasil dilakukan.

Sekarang saatnya untuk mengkonfigurasi WordPress yang akan saya jelaskan di artikel selanjutnya.

by Yudhi (Thanks So much)

Pedoman Reset Ink Tank Full Error Canon IP1300 dan IP1700

Tahap Pertama (Reset Hardware)
1. Matikan printer, lalu cabut kabel power.
2. Tekan dan tahan tombol Power (gunakan jari telunjuk untuk menahan tombol power).
3. Pasang kembali kabel Power.
4. Gunakan jari tengah untuk menekan tombol Resume sebanyak 2 kali.
5. Lepaskan jari telunjuk anda dari tombol Power.
6. Anda telah menyelesaikan tahap pertama untuk reset Ink Tank Full Error (lampu power berkedip-kedip).

Tahap Kedua (Reset Software) agar Permanen

1. Pastikan attribut semua file bebas dari Read Only.
2. Jalankan GeneralTool.exe (GeneralTool iP1300 dan iP1700)
3. Pada USB Port pilih Port printer anda.
4. Klik tombol Lock Release
5. Pilih (centang) EEPROM CLEAR
6. Sediakan kertas kosong untuk print. Lalu Klik tombol Test Pattern 1
7. Selesai Printer IP1300 dan IP1700 anda normal kembali.